Online

Jumat, 11 Mei 2012

Kemiskinan


Angka kemiskinan di indonesia sangat besar.bagai mana agar kita bisa menanggulangi kemiskinan di indonesia,kurangnya perhatian dari pemerintah mengakibatkan tingginya angka kemiskinan di indonesia.Kemiskinan adalah ketidakmampuan dalam memenuhi kebutuhan  hidup khususnya kebutuhan hak dasar.kemiskinan tidak hanya diukur sebatas ketidakmampuan ekonomi, tapi juga termasuk tidak terpenuhinya hak-hak dasar dan perbedaan perlakuan bagi seseorang atau sekelompok orang. Hak-hak dasar tersebut, antara lain mencakup pangan, kesehatan, pendidikan, pekerjaan, perumahan, air bersih, pertanahan, sumber daya alam dan lingkungan hidup, rasa aman dari perlakuan atau ancaman tindak kekerasan dan hak untuk berpartisipasi dalam sosial ekonomi dan politik.
Pemberantasan kemiskinan menjadi hal  yang sangat penting karena hal ini  menjadi tolak ukur keberhasilan program kegiatan yang dilakukan oleh pemerintah dalam hal ini seluruh SKPD dalam lingkup pemerintah Daerah maupun Pemerintah Pusat yang bertujuan untuk mensejahterahkan rakyat.  Selain itu, upaya penanggulangan kemiskinan tidak lepas dari penciptaan stabilitas ekonomi, perluasan kesempatan kerja, dan peningkatan pendapatan masyarakat. Secara global, upaya mengurangi kemiskinan telah memperoleh momentum dan toleransi masyarakat global dengan disepakatinya tujuan Millenium Development Goals (MDGs). Hal ini tentu menjadi tanggung jawab bersama, atau merupakan kewajiban moral dan menjadi amanat konstitusi negara Indonesia, di mana dalam implementasinya tidak hanya ditangani oleh pemerintah namun melibatkan seluruh elemen bangsa.

Lingkup Kebijakan umum penanggulangan kemiskinan bidang Kelautan dan Perikanan Sulawesi Selatan  diarahkan mendukung kebijakan Nasional yang dirumuskan pada prioritas nasional  khususnya Prioritas ke-4 : Penanggulangan Kemiskinan yaitu yang dalam implementasinya akan dilaksanakan untuk memberikan konstribusi dalam menurunkan tingkat kemiskinan absolut nasional dari 14,1% pada 2009 menjadi 8-10% pada 2014, pemberdayaan masyarakat dan perluasan kesempatan ekonomi masyarakat yang berpendapatan rendah, khususnya nelayan, pembudidaya ikan, pengolah dan pemasar melalui perluasan jangkauan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri (PNPM) Kelautan dan Perikanan, pengembangan kawasan minapolitan, pengembangan lembaga pembiayaan kelautan dan perikanan, peningkatan kapasitas skala usaha dan kewirausahaan menjadi usaha yang bankable.


Aktualitas penanggulangan kemiskinan  Provinsi Sulawesi Selatan  melalui program-program pembangunan yang diperuntukkan bagi masyarakat nelayan miskin di wilayah pesisir masih menghadapi situasi yang problematik.  Kebijakan pemerintah dalam bentuk regulasi dan program-program belum dapat diimplementasikan secara maksimal sebab masih banyaknya kendala yang dihadapi.  Permasalahan yang mendesak untuk ditemukan formula penyelesaiannya, antara lain kurangnya koordinasi atas pelaksanaan program-program yang ada, rendahnya interkoneksitas antar strategi dan implementasi program  serta aspek keberlanjutan program yang belum menjadi perhatian.   Dari kondisi tersebut, dapat dipahami jika angka keluarga miskin masih relatif tinggi.  Data BPS Sulawesi Selatan menunjukkan jumlah keluarga miskin tahun 2008 sebanyak 1.031.700 dan tahun 2009 sebanyak 963.600 KK.  Data ini menunjukkan  bahwa hasil program-program atau proyek pengentasan kemiskinan yang berjalan selama ini belum tuntas permasalahan yang dihadapi, sehingga tetap diperlukan pilihan-pilihan model dan strategi yang efektif, efisien dan equity untuk mengentaskan keberadaan keluarga-keluarga nelayan miskin khususnya di daerah pesisir.
Strategi pembangunan perikanan dan kelautan provinsi Sulawesi Selatan meliputi pengelolaan perikanan tangkap, perikanan budidaya, pengolahan dan pemasaran hasil perikanan, industri kelautan (seperti industri maritim, perikanan, wisata bahari) yang dikembangkan secara sinergi, optimal, dan berkelanjutan, maka guna mendukung hal tersebut ditetapkan strategi sebagai berikut :
Pro poor (Keberpihakan kepada upaya pengentasan kemiskinan)
Pendekatan Pro-poor dilakukan melalui pemberdayaan sosial ekonomi masyarakat pelaku usaha kelautan dan perikanan.  Dukungan kegiatan daerah meliputi :
a.    Mendukung kegiatan Nasional Pengembangan Usaha Mina Pedesaan (PUMP)
*    Pengembangan pelayanan usaha komoditas unggulan rumput laut.
*    Pembinaan mutu (pengadaan alat pengolahan) dan pelatihan pengolahan hasil perikanan)
b.    Mendukung kegiatan Nasional Pemberdayaan Usaha Garam Rakyat (PUGAR)
*    Koordinasi dan pemetaan potensi tambak garam
c.    Mendukung kegiatan Nasional Penyediaan 4 unit  kapal penangkapan ikan > 30GT
*    Penyediaaan alat tangkap kapal (pendampingan APBD
d.    Mendukung kegiatan Nasional Peningkatan ketrampilan nelayan, fasilitas permodalan, pembinaan KUB perikanan tangkap, asuransi SEHAT (sertifikat Hak Tanah Nelayan), kartu nelayan
*    Pengembangan unit usaha dan ekonomi masyarakat pesisir (pendataan)
e.    Mendukung kegiatan Nasional Penyediaan Induk Unggul
*    Pengembangan kawasan budidaya air tawar
f.    Mendukung kegiatan Nasional Pembinaan UMK perikanan
*    Pengembangan dan pembinaan kelembagaan nelayan dan petani ikan
g.    Mendukung kegiatan Nasional Gemar Ikan
*    Diversifikasi pangan produk lokal

Dukungan Program dan Kegiatan  Daerah Sulsel terhadap Penanggulangan Kemiskinan

Untuk mengimplementasikan kebijakan penanggulangan kemiskinan Bidang Kelautan dan Perikanan secara terpadu dan tepat sasaran, maka diperlukan prioritas-prioritas pembangunan yang dianggap dapat memberi pengaruh yang signifikan terhadap upaya percepatan penanggulangan kemiskinan yang pada dasarnya dapat menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh daerah dan masyarakat miskin diuraikan sebagai berikut:
Prioritas Kelompok Program Bantuan Sosial Terpadu Barbasis Keluarga
Kelompok Program Bantuan Sosial Terpadu Berbasis Keluarga Bidang Kelautan dan Perikanan diarahkan untuk mengurangi beban pengeluaran masyarakat nelayan/pembudidaya ikan miskin dengan karakteristik kegiatan program yang bersifat pemenuhan hak dasar utama individu dan rumah tangga miskin yang meliputi ketersediaan pangan, sanitasi, dan air bersih. Sasarannya pada kelompok Rumah Tangga Sangat Miskin, Miskin dan Hampir Miskin.
Sasaran Strategik

  1. Terpenuhinya hak-hak dasar atas cakupan dan kualitas layanan bagi masyarakat nelayan dan pembudidaya ikan miskin.
  2. Meningkatkan kualitas pelayanan dan bantuan dasar kesejahteraan sosial bagi masyarakat miskin khususnya di bidang kelautan dan perikanan.
Program
Kelompok program perlindungan dan bantuan sosial bidang kelautan dan perikanan terdiri dari beberapa program aksi sebagai berikut :
  1. Program pengembangan budidaya perikanan.
  2. Pengembangan Pelayanan usaha komoditas unggulan rumput laut.
  3. Program perikanan Tangkap, pesisir dan pulau-pulau kecil
  4. Tersedianya sarana dan paket teknologi perikanan tangkap
  5. Pengelolaan Produksi Perikanan Budidaya, Penyediaan induk dan benih unggul.
Prioritas Kelompok Program Pemberdayaan Masyarakat

Kelompok Program Pemberdayaan Masyarakat tujukan untuk meningkatkan kemampuan dan pendapatan masyarakat miskin dengan karakteristik kegiatan program yang bersifat pendekatan partisipatif berdasarkan kebutuhan masyarakat, penguatan kapasitas kelembagaan masyarakat, dan pelaksanaan kegiatan oleh masyarakat secara swakelola dan kelompok. Sasarannya pada kelompok Rumah Tangga Miskin dan Hampir Miskin.
Prioritas program ini secara operasional diarahkan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dan atau masyarakat miskin untuk berperan aktif dalam mengatasi kemiskinan dan ketertinggalannya baik dibidang ekonomi, social budaya maupun akses pelayanan infrastruktur fisik lainnya.  Pemberdayaan masyarakat merupakan proses pengembangan kemampuan atau kapasitas, pengembangan peluang dan pengelolaan modal sosial lokal yang akan difokuskan pada ; 1) pemenuhan kebutuhan sosial dasar masyarakat; 2) kemampuan dan keterampilan masyarakat; 3) efisiensi dan efektifitas penyediaan pelayanan umum bagi masyarakat miskin.
Sasaran Strategik
  1. Terjaminnya partisipasi masyarakat nelayan/pembudidaya ikan miskin dalam pembangunan daerah.
  2. Meningkatnya ketahanan pangan keluarga, kualitas hidup penyandang masalah kesejahteraan sosial sesuai harkat dan martabat kemanusiaan
  3. Meningkatnya kemampuan kelembagaan masyarakat, kelembagaan kelompok nelayan dan pembudidaya ikan baik laki-laki maupun perempuan dalam melakukan aktivitas sosial ekonominya khususnya dibidang kelautan dan perikanan.
  4. Meningkatnya akses masyarakat nelayan dan pembudidaya ikan miskin dalam pemanfaatan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan  secara arif dan berkelanjutan yang didukung    dengan ketersediaan sarana dan prasarana infrastruktur fisik serta teknologi.
Program
  1. Beberapa program operasional yang mendukung upaya Pemberdayaan Masyarakat sebagai berikut :
  2. Pengembangan Usaha Mina Perdesaan (PUMP) Budidaya, Tangkap, dan P2HP
  3. Pemberdayaan Usaha Garam Rakyat (PUGAR)
  4. Pemberdayaan masyarakat nelayan, pembudidaya ikan,  dan pelaku usaha perikanan lainnya.
  5. Pemberdayaan perempuan pesisir.
  6. Peningkatan pembinaan keterampilan nelayan dan pemahaman tentang penangkapan ikan ramah lingkungan
  7. Pembinaan masyarakat nelayan dengan pola penangkapan ikan secara sederhana
  8. Program optimalisasi Pengolahan dan pemasaran Produk Perikanan, Kegiatan Pelatihan Nelayan penerima Paket Bantuan

Prioritas Kelompok Program Pemberdayaan Usaha Mikro Kecil

Kelompok Program Pemberdayaan Usaha Mikro Kecil (UMK) ditujukan untuk mengembangkan dan menjamin keberlanjutan usaha mikro dan kecil. dengan karakteristik kegiatan program memberikan bantuan modal atau pembiayaan dalam skala mikro, memperkuat kemandirian berusaha, dan akses pada pasar, meningkatkan keterampilan dan manajemen usaha.
Kelompok program ini secara operasional diarahkan dalam rangka  Pengembangan ekonomi lokal daerah didasarkan pada upaya menggali potensi sumber daya lokal baik SDA, SDM maupun kelembagaan masyarakat yang mencakup ; i) kemampuan dan keterampilan masyarakat, ii) akses masyarakat/pelaku KUKM terhadap permodalan, pasar, informasi dan teknologi; iii) berjalannya system agribisnis, iv) kerjasama dan keterkaitan kegiatan ekonomi dengan daerah lain khususnya dibidang kelautan dan perikanan.
Sasaran Strategik
  1. Meningkatnya partisipasi angkatan kerja dan menurunnya angka pengangguran.
  2. Meningkatknya keterampilan dan semangat wirausaha dibiang kelautan dan perikanan khususnya bagi masyarakat nelayan dan pembudidaya ikan miskin.
  3. Terciptanya kemitraan masyarakat, perusahaan/swasta, pemerintah dan lembaga perbankan dalam rangkan mengembangkan sistem agribisnis usaha tani masyarakat.
Program
  1. Beberapa program operasional yang mendukung upaya pemberdayaan usaha mikro kecil sebagai berikut :
  2. Program optimalisasi Pengolahan dan pemasaran produk Perikanan, Kegiatan Pembinaan Mutu dan Pelatihan Pengolahan
  3. hasil perikanan
  4. Program Pengembangan Unit Usaha Ekonomi Masyarakat Pesisir
  5. Pelatihan pemantapan penanganan mutu ikan (handling) pascatangkap
  6. Program Peningkatan dan Pengetahuan keterampilan UMKM dan penguatan modal
  7. Program Pengembangan usaha kecil dan mata pencaharian alternative
  8. Pengembangan usaha perikanan tangkap skala tradisional
Kelompok Program-program pendukung yang dapat meningkatkan aktivitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat miskin
  1. Bimbingan teknis penanganan hasil perikanan dan bernilai tambah
  2. Pengembangan Minapolitan Berbasis Perikanan Budidaya, Penangkapan, Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan
  3. Pengembangan Kualitas dan Kuantitas Komoditas Unggulan Perikanan
  4. Penyuluhan Hukum dalam Pendayagunaan Sumberdaya Laut
Dengan kebijakan, strategi, serta  program kegiatan di atas diharapkan dapat menjawab permasalahan yang selama ini dihadapi atau setidaknya meminimalisir banyaknya permasalahan yang dihadapi khususnya dalam rangka pengentasan kemiskinan dibidang kelautan dan perikanan.
 Sebagai generasi muda kita harus bisa menggurangi angka kemiskinan di indonesia, karena kemiskinan
sangat berdampak negative kepada negara.

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls