Online

Sabtu, 19 Januari 2013

Efek Jatuh Cinta Sama Seperti Pakai Narkoba

Kalau belum bodoh, belum jatuh cinta namanya. Pernah mendengar istilah itu? Jatuh cinta, sejak dulu, bisa membuat seseorang (sepintar apapun) menjadi bodoh.
Bodoh yang dimaksud tidak membuat seseorang kehilangan intelegensinya. Bukan berarti pemilik IQ 140, jatuh cinta, lalu anjlok menjadi 80. Pak Mario Teguh sering mengatakan, "Orang yang sedang jatuh cinta, logikanya lumpuh,". Nasihat cinta apapun tidak mempan bagi mereka yang sedang jatuh cinta. Pokoknya, dunia milik berdua, bahagia hingga melayang-layang ke bulan dan tidak peduli dengan hal lain.
Fenomena yang sering kita jumpai, dan mungkin pernah Anda alami sendiri. Mengapa bisa begitu? Fenomena ini tidak lagi menjadi misteri, karena sebuah penelitian menjelaskan bahwa orang yang sedang jatuh cinta mirip dengan orang yang mengonsumsi narkoba. Yang membedakan, efek jatuh cinta tidak seperti narkoba yang merusak tubuh. Jatuh cinta justru membuat seseorang lebih cantik, lebih menawan, lebih sehat juga bahagia, semua hal baik itu terpancar secara alami.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa mabuk kepayang memang bagian dari efek jatuh cinta. Penelitian yang dilakukan di Amerika ini menyebutkan bahwa saat seseorang menatap wajah orang yang dia cintai 12 area otak yang langsung bekerja. Efek samping yang timbul adalah perasaan bahagia, dan pancaran hormon dopamine, oxytocin dan adrenalin dalam otak. Efek tersebut sama dengan efek ketika seseorang mengonsumsi kokain, salah satu jenis narkotika.
Dengan hasil penelitian ini, Anda tidak heran perlu lagi mengapa orang yang jatuh cinta bahagianya berjuta-juta dan 'mabuk' kepayang, hingga kadang mereka menutup mata dan telinga dari orang lain. Apakah Anda pernah merasakan efek ini? Share di kolom komentar dong ;)

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls