Online

Sabtu, 19 Januari 2013

Kebiasaan Baru Ini Sangat Berbahaya Bagi Anda

Sebuah kebiasaan baru muncul sejak smartphone menjadi barang yang populer dan hampir dimiliki sebagian besar orang. Ya, benar! Nyaris semua orang yang akrab dengan smartphone ini menentang dan membawa barang tersebut ke mana-mana. Entah di kamar mandi, di kamar, di meja makan, saat berjalan, bahkan menyetirpun masih sempat mengecek update status atau notifikasi yang masuk.
Sebuah studi yang dilansir dalam jurnal Injury Prevention mengatakan bahwa, satu dari tiga orang pernah mengalami kecelakaan yang disebabkan oleh smartphonenya. Berikut adalah catatan yang pernah dilaporkan oleh para peneliti, dan sharing dari pembaca.
Terjatuh ke dalam kolam
Asyik dengan smartphone di sebuah taman, tak menyadari adanya kolam di depan mata. Kolam tersebut diterjang. Alhasil, tentu saja akhirnya terjerembab ke dalam kolam.
Menabrak di jalan
Hal ini sangat sering terjadi, baik oleh pengendara motor beroda dua maupun beroda empat. Sudah berkali-kali diperingatkan agar tidak menggunakan ponsel selagi menyetir, tetapi masih dilanggar juga. Alhasil, kecelakaan sulit terhindar.
Bisa terbayang kan, apabila ternyata ada korban nyawa gara-gara kebiasaan baru ini?
Menabrak pintu selagi berjalan
Tak menyadari bahwa pintu dalam keadaan tertutup akhirnya ditabrak juga. "Biasanya sih memang pintunya dalam keadaan terbuka, tapi hari itu memang sedang sial. Pintunya tertutup dan saya berjalan sambil chatting," Ali, 27 tahun.
Mengabaikan pengawasan anak
Saat seharusnya anak-anak bermain diawasi, saat itu justru smartphone jauh lebih asyik. Alhasil, anak-anak bermain dengan benda berbahayapun tak disadari. Sampai akhirnya si anak terluka dan harus mendapatkan pertolongan intensif.
Adapula yang anaknya sampai harus terjatuh dari tangga karena sang ibu justru asyik dengan mainan smartphonenya. Kalau sudah begini, si anak yang jadi korban kan.
Salah memberikan obat
Harus menjaga sang kakek yang sedang sakit, Arini, 25 tahun, diminta ibunya memberikan obat pada jam 5 sore nanti. Obat yang berwarna merah 2 butir, yang hijau 1, dan yang biru muda 1/2 saja. Karena sedang asyik chatting, Arini tak membaca ulang aturan minum obat tersebut. Sudah bisa diduga, Arini akhirnya salah memberikan obat pada sang kakek. Untung saja saat itu sang kakek baik-baik saja, tetapi kalau sampai terjadi kecelakaan fatal karena salah obat, hmm... tindakan ini akan sangat disesalinya.
Well, sangat diharapkan agar smartphone dipakai oleh smartuser juga. Tahu bagaimana memanfaatkan gadget dengan baik, dan menggunakannya di saat yang tepat tanpa membahayakan orang lain.
Pernah mengalami atau melihat kejadian serupa? SHARE di kolom komentar di bawah ini.

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls